Minggu, 02 Juni 2013

ini yang disebut galau

“Oh, mungkin dia sibuk” gumamku jika dia tak memberi kabar seharipun.
Dingin, ya sedingin kota dimana aku menetap saat ini. Aku lelah menantinya yang tak kunjung datang. Pagi siang sore dan malam menjadi saksi atas kegalauanku. Kicauan-kicauanku menandakan betapa risaunya aku. Bahkan aku di cap sebagai orang tergalau oleh teman-teman baruku disini. Mungkin aku tertular virus galau yang menjadi tren di tahun 2012 itu.

Keadaan ini berlangsung begitu lama, tak pernah ada kabar darinya yang ditujukan untukku. Setiap harinya aku ber-kepo ria untuk melihat aktivitasnya melalui beberapa media sosial yang dipunyainya. Sindiran kepadanya tercurah pada kicauan-kicauanku. Apa dia peka dengan itu? Kurasa tidak.

2 komentar:

  1. moco iki aku kudu sedih opo ngakak yo, bingung.. hahahahha

    BalasHapus
  2. sembarang ape lapo ae. sing penting ojo melu galau :p

    BalasHapus