Satu tahun sudah tiada bincang-bincang
akrab antara aku dan dia. Dia telah terbiasa tanpa aku, begitupun denganku. Tanpa
lelucon yang biasa kami buat bersama, setahun lalu. Aku tak tahu, apa yang
salah diantara kami. Sampai pada akhirnya, aku merasakan perlahan lunturnya
perasaanku padanya. Perlahan aku telah bisa ‘berpindah’ darinya.
Aku berusaha membuka sedikit celah
dihatiku agar ada beberapa sinar baru yang masuk dan menghangatkan hari-hariku
yang terlanjur dingin akannya. Beberapa telah merasuk dan berusaha mencairkan
bekunya hati ini. Tapi bagaimana jika ternyata sampai saat ini belum ada yang sehangat
dia? Dan dia selalu datang menjelma dalam fikiranku, senyum tersungging
menerkam lamunanku, seakan menahanku untuk bersama yang lain. Apa ini yang
dinamakan gagal ‘berpindah’?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar