Minggu, 02 Juni 2013

senja

          Hari itu, aku dan dia berada disuatu ‘kampung’ yang sama. Aku takkan menyia-nyiakan, ini kesempatan dimana aku bisa bersamanya setiap hari. Aku tahu, dia akan segera menghilang dari kehidupanku, dia akan jauh dari sisiku. Tapi aku hanya berharap hatiku dan hatinya tidak akan pernah jauh.
            Sore itu, ku ayunkan sepeda, melewati senja bersamanya, dan beberapa lainnya. Aku curi-curi pandang akannya. Apa yang dia rasakan sama sepertiku? Sampai saat aku menulis tulisan ini, aku tak tahu apa dan siapa yang ada dalam hatinya. Senyum yang tergores dari wajahnya membuatku merasa nyaman. Gurauan yang terlontar dari bibirnya membuat aku mati kata.
Tak bisa aku menjawab semua leluconnya, karena yang kurasakan hanyalah singkatnya waktu. Aku tak kuasa menahan kesedihan akan kepergiannya yang dapat kuhitung dengan jemariku. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar